Rektor ITB Diancam

Bulan April tahun 2007, ITB diguncangkan oleh kedatangan sekitar 300 warga. Mereka melayangkan protes terkait rencana pembanguan PLTSa di kawasan Gede Bage. ITB dituding sebagai aktor utama atas keberlangsungan proyek ini. Ini terjadi setelah dikeluarkannya Feasibility Study yang dibuat oleh beberapa dosen dari ITB. Feasibility Study yang dikeluarkan dinilai mendukung rencana yang dikembangkan oleh Walikota Bandung berkenaan dengan rencana pembangunan PLTSa di Gedebage.
Memang seperti kita ketahui, rencana pembangunan PLTSa banyak menuai kritik dari berbagai kalangan tergantung kesanggupan mereka mengkritisi. Warga Gedebage mempermasalahkan ketidaknyamanan yang disinyalir akan timbul jika rencana ini terlaksana. Mereka melihat bahwa sampai saat ini pemerintah tidak pernah serius dalam kerja mereka. Dan proyek pengolahan sampah yang telah dilaksanakan sebelumnya selalu membuahkan masalah bagi masyarakat sektiar. Selain warga Gedebage sendiri, kritik pun datang dari para pakar lingkungan yang mengangkat masalah kemungkinan dampak-dampak negatif terhadap lingkungan, seperti terbentuknya dioksin yang berbahaya akibat proses pembakaran.
Arus pro dan kontra terus mengalir deras tiada henti. Di kalangan mereka yang pro terhadap proyek ini, ITB dijadikan perisai yang sangat kuat untuk terus maju hingga proyek ini terlaksana.Sedangkan mereka yang menolak rencana ini tak henti-hentinya "berjihad" untuk menggagalkan proyek yang dianggap merugikan ini. Bahkan terdengar isu bahwa Warga Gedebage akan kembali melakukan aksi protes di depan kampus ITB. Mereka mengancam akan melakukan tindakan kekerasan jika protes mereka tetap tidak digubris. Kabarnya, mereka meminta ITB untuk mengeluarkan pernyataan penolakan dengan tegas atas rencana pembangunan PLTSa.
Salah seorang warga Gedebage mengatakan jika permintaan mereka ditolak maka terpaksa mereka akan melakukan tindakan kekerasan, terutama terhadap Rektor ITB yang dianggap sebagai aktor utama atas sikap yang tidak memihak mereka. Mereka tidak segan-segan untuk memberi pelajaran kepada Rektor ITB. Mereka terlanjur kesal dengan sikap yang ditunjukan kalangan birokrat ITB yang mendukung kalangan pemodal tanpa memikirkan nasib warga Gedebage.
Mereka mempertegas seandainya proyek ini terlaksana maka rektor ITB adalah orang pertama yang akan mereka mintai pertanggung jawabannya.

Parah.... kaco

Parah.... kaco ini...

www.ivan-sugi.blogspot.com