Peraturan dilarang memakai sendal di anex

Sedikit pengalaman, yang menunjukan kebodohan peraturan yang dibuat oleh gedung anex. Seperti ini kronologis ceritanya, tadi sekitar jam 3 sore, saya bersama 2 orang teman saya ingin menghadap pak syaiful di bidang akademis lantai 4 gedung anex. Kebetulan saya dan salah seorang teman saya memakai sendal, sedangkan teman saya yang ingin menghadap pak syaiful memakai sepatu. Terus ketika di lantai 4, teman saya berbicara dengan penjaga lantai tersebut dan bilang ingin bertemu dengan pak syaiful untuk mengurus penjurusan. Sedangkan saya berdua dengan teman saya duduk dikursi depan lift. Ketika kami bertiga asik-asik berbincang-bincang, tiba-tiba seorang ibu berinisial MS menegur kami berdua karena kami memakai sendal beliau melarang kami untuk menghadap pak syaiful jika kami memakai sendal. Terus salah seorang teman saya bicara "Nah ibu sendiri make sendal..!!"
deng dong... masa yang buat peraturan, malah melanggar peraturan sendiri... ibaratkan seorang maling yang berteriak maling... mereka yang membuat peraturan, dilarang make sendal digedung padahal mereka sendiri memakainya ketika menegur kami...

Average vote based on 1 review.
7
out of 10

ha ha.... Emang sering gitu

ha ha....
Emang sering gitu tuh, sok negur orang lain ttg peraturan tapi ga ngelihat dirinya sendiri untuk taat peraturan. Apalagi yang ngelanggar peraturan itu statusnya lebih rendah daripada dirinya.
Bila kita menilik kenapa sih peraturan tersebut dibuat, sebenernya lebih untuk permasalahan kesopanan dan tata krama.
Dan sebuah peraturan bukan berarti tidak berlaku lagi bila ada dua orang yang sama-sama melanggarnya.

Jadi, point penting yang

Jadi, point penting yang ingin disampaikan apa? Kritik tentang peraturan ITB, atau bergosip tentang MS?

Menurut saya, kita harus sama-sama membangun kebiasaan menghargai peraturan yang ada. Kalau ada peraturan yang dirasa tidak masuk akal, atau berlebihan, tentunya bisa dikritik, agar peraturan itu bisa ditinjau kembali. Tapi, selama peraturan itu belum diubah atau dicabut, kita bersama selayaknya berusaha menegakkan peraturan tersebut.

:-)Muhamad