Akademis

Penerimaan Calon Pegawai Negeri ITB yang Baru

ITB saat ini sedang merencanakan untuk mengadakan penerimaan Calon PNS sebanyak 30 orang. Kesemuanya, direncanakan untuk ditempatkan dengan jabatan dosen di berbagai jurusan untuk mengatasi masalah kekurangan dosen yang mulai terasa di ITB.

Syarat-syarat yang dikenakan untuk menjadi dosen meliputi kelengkapan dokumen, tes pengetahuan umum, tes bakat skolastik, wawancara dan psikotes. Khusus untuk wawancara dan psikotes hanya digunakan untuk pertimbangan bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi tes pengetahuan umum dan tes bakat skolastik oleh Departemen Pendidikan Nasional.

ITB Kekurangan Dosen

ITB Kekurangan Dosen

Koran Kompas mengabarkan bahwa ITB kekurangan sekitar 200 orang dosen untuk dapat melayani 15.000 mahasiswa. Salah satu solusinya adalah melakukan rekrut dosen PNS bergelar doktor. Hanya saja jumlah yang bakal diterima adalah 30 orang.

Weleh-weleh, tampaknya dosen ITB mau dijadikan herkules ya, 1 orang berarti mampu mengerjakan kira-kira 10 tenaga manusia biasa.

Quo vadis ITB, apakah ada jalan lain? Mana status dosen ITB BHMN?

Surat Kaleng kepada Civitas Akademika ITB

cover.preview.jpg

Dosen-dosen ITB menerima kiriman surat ke alamat rumahnya. Saya agak bingung pengirim mengharap melanjutkan diskusi di www.kritik-itb.com tetapi pengirim tidak mempublikasikannya disini. Tampaknya pengirim belum memiliki login disini maka dengan ini saya bantu penulis untuk mempublikasikan tulisannya disini. Berikut isi surat kalengnya:

Tahukah Anda?

Kritik untuk Kritik-ITB

Ketika pertama kali mengetahui ada sebuah situs yang menamakan dirinya sebagai Kritik-ITB, saya sungguh antusias. Harapan saya saat itu, situs ini mungkin dapat menjadi sebuah media yang memberikan sudut pandang yang berbeda dengan beragam media tentang ITB yang ada selama ini, khususnya portal resmi milik ITB: www.itb.ac.id. Saya butuh media yang tidak “mainstream”, media yang independen, media yang mungkin bisa lebih jujur dalam memberitakan segala sesuatu yang berkaitan dengan Kampus Ganesha 10 tersebut.

Quo vadis Observatorium Bosscha?

Sumber asli dengan beberapa gambar ada disitusnya tri laksmana: http://astronomsableng.wordpress.com/2006/12/17/quo-vadis-observatorium-...

Average vote based on 1 review.
9
out of 10

Keadaan Setelah Pembagian Prodi Untuk Mahasiswa

Setelah kebijakan baru yang diterapkan oleh Rektor ITB mengenai kegiatan perkuliahan di ITB, telah terjadi pergeseran jumlah mahasiswa pada jurusan-jurusan yang ada di ITB. Jurusan yang mengalami pergeseran tersebut dikarenakan kebijakan untuk memilih prodi setelah TPB.

Tanggapan dari mahasiswa S2 studi pertahanan

----- Original Message -----
From: Nazario
Subject: [anggota] News: Studi Pertahanan

Widya Castrena Dharma Siddha,

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih kepada Corps Menwa ITB atas
dukungannya dalam menyediakan ruang diskusi dan informasi mengenai
studi pertahanan di Indonesia, khususnya di ITB.
Begitu juga dorongan dan partisipasi Bpk Dr. Ir. Iftikar Z.
Sutalaksana, Bpk Dr. Ir. Krishna S. Pribadi dan Bpk Dr. Ir. Tutuka
Ariadji bersama-sama dengan Bpk Dr. Ir. Bambang Kismono Hadi
-Koordinator Program Studi - dalam merealisasikan program studi
pertahanan di ITB.

Syndicate content